Jumat, 05 Agustus 2011

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK KLIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN



1.       Pemeriksaan pada kelenjar hipofise
1)      Foto cranium : u/ melihat kondisi sella tursika à apakah terdpt tumor
Tdk ada persiapan khususà Jelaskan tujuan dan prosedur
2)      Foto tulang  (osteo): u/ melihat kondisi tulangà gigantisme, akromegali
3)      CT Scan otak u/ melihat ada/tdk tumor otak pd hipofise
4)      Px. darah dan urine
a)      kadar GH
Normal : 10µg/ml
Persiapan : specimen 5 cc dari vena
b)      Kadar TSH
Normal : 6-10 µg/ml àu/menentukan ggn thyroid primer/sekunder
c)       Kadar ACTH
Dilakukan test supresi dexametasonà specimen darah 5 cc dan urine 24 jam
Persiapan :
Ø  Tidak ada pembatasan makan dan minum
Ø  bila menggunakan obat-obatan seperti kortisol atau antagonisnya dihentikan 24 jam sebelumnya
Ø  Bila obat diberikan à lampirkan jenis obat dan dosisnya pada lembar pengiriman specimen
Ø  Cegah stress fisik dan psikologis
Pelaksanaan:
v  Klien diberikan dexametason 4 x 0,5 ml/hr selama 2  x/hari
v  Besok paginya darah vena diambil 5 cc
v  Urine ditampung 24 jam
v  Kirim darah dan urine ke lab.
Hasil : Normal àACTH ↓ dalam darah, kortisol < 5 ml/dl
                                17 Hidroxi kortisol steroid dalam urine 24 jam < 2,5 mg
d)      Pemeriksaan kelenjar thyroid
v  Up take Radioaktif (RAI)
Tujuan : mengukur kemampuan kelenjar thyroid dlm uptake iodide
Persiapan :
·         Puasa 6-8 jam
·         Jelaskan tujuan dan prosedur

Normal : 10-35%
< 10% : hipotiroidisme
>35%  : hipertiroidisme, tirotoxikosis
v  T3 dan T4 serum
·         Persiapan khusus tidak ada, specimen darah 5 cc
·         Normal Dewasa : Jodium bebas  : 0,1-0,6 mg/dl
·         T3 : 0,2 - 0,3 mg/dl
·         T4 : 6 – 12 mg/dl
·         Normal bayi : T3 : 180 – 240 mg/dl
v  Protein bound iodine (PBI)
·         Tujuan : mengukur iodium yg terikat dgn protein
·         Plasma normal : 4,8 mg% dalam 100 ml darah
v  Laju Methabolisme Rate (BMR)
·         Tujuan : mengukur secara tidak langsung jumlah oksigen yang dibutuhkan tubuh dibawah kondisi basal selama beberapa waktu
·         Persiapan :
*      Klien puasa 12 jam
*      Hindari kondisi stress
*      Klien harus tidur paling tidak 8 jam
*      Tidak mengkonsumsi obat sedative dan analgetik
*      Jelaskan prosedur dan tujuan
*      Tidak boleh bangun dari tempat tidur sampai pemeriksaan dilakukan
·         Pelaksanaan
*      Segera setelah bangun tidur dilakukan pengukuran tekanan darah dan nadi
*      Normal BMR : -10 s/d 15 %
v  Scanning Thyroid
Untuk menentukan nodulà ganas/tidak
                                                e) Pemeriksaan Kelenjar Parathyroid
v  Px. EKG: u/mengidentifikasi kelainan gambaran EKG akibat perubahan akibat perubahan kadar kalsium serum thd otot jantung
Pada hiperparatiroid : gelombang Q-T memanjang
v  Pemeriksaan radiologi: U/ melihat adakah kalsipikasi tulang dan osteoporosis
v  Pemeriksaan Elektromyelogram (EMG): u/melihat perubahan kontraksi otot akibat kadar kalsium serum
f) Pemeriksaan Kelenjar pancreas
Ø  Pemeriksaan glukosa
*      Glukosa Darah puasa : N: 70-100 mg/dl
*      Glukosa Darah sewaktu : N : 80 – 140 mg/dl
*      Glukosa Darah 2 jam Post prandial: N : 100 – 140 mg/dl
g) Pemeriksaan Kelenjar adrenal
*      Pemeriksaan hemokonsentrasi darah
Normal : Dewasa wanitaà 37-47%
                  Dewasa priaà 45-54%
                  Anak-anakà31-43%
                  Bayià 30-40%
                  Neonatal à 44-62%
*      Pemeriksaan elektrolit serum
Normal : Na à 135-145 meq/lt
                  K à 3,5 – 5,0 meq/lt
                  Cl à 100 – 106 meq/lt




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar